Sejarah Lahirnya Agama Buddha

Agama Buddha dikenal pada Abad Ke-5 Sebelum Masehi di sebuah wilayah di India dan hingga saat ini Agama Buddha menjadi Agama yang berpengaruh di beberapa bagian di Dunia seperti di Negara China, Thailand, Myanmar, Vietnam dan juga Jepang.

Ajaran Agama Buddha lahir merupakan reaksi dari beberapa golongan atas ajaran Kaum Brahmana yang dipimpin oleh Sidharta Gautama. Sidharta Gautama (563-486 SM) yang merupakan anak dari Raja Suddidhana dari sebuah Kerajaan Kosala di Kapilawastu, India.

Tentu saja hal ini dapat menjadi sejarah yang cukup panjang. sama halnya seperti permainan game judi slot online yang memiliki sejarah cukup panjang hingga dapat menjadi permainan yang banyak digemari pada saat ini.

Latar Belakang Lahirnya Buddha

Ada yang mengatakan jika lahirnya Agama Buddha itu karena adanya penolakan pada Sistem Kasta dari Agama Hindu. Ada juga yang beranggapan Agama Buddha bahwa lahir karena Protes kepada Kasta Brahmana karena telalu di istimewakan ketimbang Kasta lainnya.

Lainnya mengatakan jika Kasta Brahmana membuat Ritual Agama yang terlalu memberatkan Rakyatnya. Karena itu, muncul Agama Buddha untuk sebagai pilihan Alternatif dalam ajaran Agama di India.

Lahirnya Buddha

Agama Buddha didirikan oleh Sidharta Gautama yang merupakan anak dari Raja Suddidhana dari Kerajaan Kosala di Kapilawastu, India. Sejak kecil, Sidharta Gautama hidup di Istana dengan kemewahan dan berbagai perlindungan dari ayahnya yang merupakan seorang Raja. Selama di dalam Istana, Sidharta Gautama tidak bisa melihat kehidupan rakyat yang ada di luar Istananya.

Setelah Dewasa, Sidharta Gautama kemudian keluar dari Istana dan ingin melihat kehidupan Rakyat yang ada diluar Istana tersebut. Lalu Sidharta Gautama melihat kehidupan yang ada diluar Istana dan agak terkejut.

Sidharta Gautama memutuskan untuk menjadi Pertapa untuk menjalani kehidupan Duniawi. Dan di tengah jalan dia melakukan yang Namanya Majhima Patipada. Majhima Patipada merupakan Kompromi kehidupan duniawi yang terlalu memuaskan hawa nafsu dan kehidupan yang menyiksa diri.

Dia lalu melakukan Majhima Patipada di bawah Pohon Bodhi dan tidak akan meninggalkan tempat tersebut sampai dia menemukan kebenaran. Saat dia berusia 35 Tahun, Sidharta Gautama mendapat pencerahan dan dikenal sebagai Buddha Gautama atau Buddha yang kita kenal saat ini.

Penyebaran Agama Buddha

Setelah Sidharta Gautama mendapatkan pencerahan yang dia cari, dia menelusuri dataran Gangga di India. Di sepanjang perjalanannya, Sidharta Gautama menyebarkan Ajarannya kepada orang orang. Dia menyebarkan ajarannya sampai dia meninggal Dunia pada 486 Sebelum Masehi (SM).

Saat Sidharta Gautama meninggal, tidak ada penerusnya yang melanjutkan penyebarannya karena muncul banyak aliran Agama Buddha dalam waktu 400 Tahun. Contohnya aliran tersebut adalah seperti Buddha Mahayana dan Buddha Nikaya. Buddha Mahayana ini merupakan salah satu Gerakan Buddha yang didasari pada penerima kitab yang baru.

Sekian untuk sedikit Informasi mengenai tentang Agama Buddha yang kita kenal selama ini. Walaupun Hindu dan Buddha memiliki sedikit kemiripan tetapi memiliki ajaran yang berbeda beda.